Kamis, 25 Mei 2017  WIB
    
Mawar Beauty Salon ,Jalan Muwardi Raya No 31 Grogol ,Jakarta Barat . 081210705008 |  Waspadai peredaran Narkoba Jenis Baru  |  citraku.com tidak nenyebar wartawan kelapangan  |  Sinshe Hendra juga buka praktek di Jalan Zainul Arifin 31 A ( Jalan Ketapang )Jakarta Pusat ( 021 ) 63865278 .63857380 setiap hari Senin -Kamis pukul 09.00 -13.00 .Selasa ,Jumat pukul 14.00-18.00  |  Auw Ken atau AKI Ahli Patah Tulang dan keseleo 08567295367. Toko Obat Mutiara Sakti ,Shinse Hendra ,Jalan Alteri Permata hijau .Ruko ITC Permata Hijau Blok Saphire Nomor 20 Jakarta Selatan (021 ) 53663308 . | 

Google Web citraku.com 
 
Kuliner

Berita


Popcom Chiiken Meal

Livi Zheng Berwisata Kuliner di Los Angeles

25 January 2016 08:03

Sudah tidak awam lagi di telinga kita nama seorang gadis asal Indonesia, Livi Zheng, yakni seorang sineas muda yang berkarya di Hollywood yang menyutradarai sekaligus membintangi film Brush with Danger. Livi sangat mencintai makanan Indonesia (terutama rawon), tetapi ia rela untuk mencoba berbagai variasi makanan - makanan multikultural selama masa tinggal di Los Angeles, Amerika. “Los Angeles merupakan salah satu kota di Amerika yang sangat diverse. Di sini terdapat banyak sekali macam makanan dari seluruh dunia. Aku sampai bingung untuk memilih yang mana,” ujar Livi sambil tersenyum lebar membahas banyaknya variasi makanan di Los Angeles. Menu favorit Livi sejauh ini merupakan korbek. Apa sih itu korbek? Korbek itu ternyata adalah singkatan dari Korean Barbeque yang sudah tidak asing bagi warga Indonesia yang tinggal di Los Angeles. Ternyata komunitas orang Korea sangatlah banyak sekali di sana, sampai bahkan mereka mempunyai sebuah daerah di Los Angeles yang disebut Koreatown. Ada banyak sekali restoran Korea di daerah itu. “Beef Brisket-nya adalah favoritku!” kata Livi sambil menunjukkan gambar - gambar daging yang sungguh lezat disajikan di atas kompor yang disiapkan di setiap meja. Meskipun semua yang dimakan kebanyakan adalah daging, Livi berkata bahwa di restoran Korea mereka sangat memperhatikan kesehatan mereka. Sehingga, selalu tersedia berbagai macam sayuran seperti kimchi, brokoli, dan sampai ada tauge juga! Tidak terlupa salad sawi yang disajikan di dalam mangkuk cukup besar untuk berbagi dengan orang lain. “Pokoknya kalau ke LA, harus makan korbeknya!” saran Livi dengan semangat.

Tidak hanya satu jenis makanan saja yang Livi bagikan dengan kita. Makanan lain seperti menu breakfast Amerika-pun direkomendasikannya. Menu breakfast khas Amerika pada dasarnya ada dua macam, simple dan berat. Contohnya saja, makanan yang Livi santap kali ini adalah Clark Street Sour Dough with Avocado and Pimento Cheese. Hidangan makanan ini terlihat begitu lezat meskipun tidak menggunakan berbagai macam bumbu. Hanya roti yang dioleskan dengan alpukat dan keju. Tipe makanan seperti ini dapat dianggap sebagai makanan fusion dan sudah tidak awam lagi bagi rakyat Amerika. Keju merupakan suatu makanan khas Eropa. Sedangkan, alpukat merupakan makanan khas Amerika Latin.

Apabila merasa ingin menyantap sesuatu yang berat di pagi hari, ada juga pilihannya. Contohnya, New York Steak and Eggs. Makanan ini terdiri dari potongan daging steak yang diberi saus jamur dan ditaburi oleh blue cheese. Di samping itu, juga disediakan roti panggang, kentang goreng dan dua telur mata sapi. Bagi orang Amerika, menu seperti ini cocoknya dimakan oleh satu orang. Tetapi, bagi rakyat Indonesia, kalau menu berat seperti ini bisa juga dishare dengan orang lain.

Tentu Livi tidak lupa memperkenalkan kita dengan salah satu makanan ringan yang sedang terkenal di Amerika, yaitu Macaron. Terdapat berbagai macam rasa yang dapat dipilih di toko yang bernama Bottega Louie. Rasa favorit Livi adalah Earl Grey, Rose, Vanilla, dan Salted Caramel. Kue kecil ini terbuat dari tepung kacang almond yang dicampur dengan gula halus. Di tengahnya diisi oleh rasa-rasa yang bervariasi. Setiap warna memiliki rasa yang berbeda.

Terdapat juga makanan jenis lain seperti Black and White Pasta, dari Restoran Maccheroni Pianigiani, sebuah restoran Italy. Ada juga Popcorn Chicken, yang merupakan salah satu makanan khas Taiwan. Juga Sweet and Sour Fried Fish, hidangan khas Thailand. Yang unik adalah Umami Burger, sebuah burger yang tidak seperti burger lainnya. Bumbu Umami Burger sangatlah unik karena mengandung truffle oil. Juga, keju yang dipakai bukan keju biasa, melainkan parmesan frico, yang merupakan keju goreng kering. Livi berkata, “aku tidak pernah makan burger yang ada keju gurihnya seperti ini. Ini wajib dicoba.”

Seusai membicarakan tentang wisata kuliner, Livi-pun bercerita mengenai rencananya ke depan. Pada saat ini, Livi sedang melanjutkan proses penyelesaian film keduanya yang akan dirilis di Amerika tahun ini. Ketika ditanya bagaimana dengan kelanjutan film perdananya Brush with Danger, Livi dengan bangga berkata, “sekarang film Brush with Danger telah didistribusikan ke tv cable dan streaming service di Amerika seperti Amazon, Time Warner [induk perusahaan Warner Bros], iTunes, Comcast [Induk perusahaan Universal Studios] dan Hulu.” Terlebih lagi, Livi tidak menyangka bahwa filmnya ini juga dimainkan di bioskop - bioskop negara Nigeria. Selain dikenal oleh masyarakat benua Asia dan Amerika, kini film Brush with Danger mulai masuk ke benua Afrika. Livi berkata, “aku sungguh senang karena karyaku semakin dikenal dunia. Semoga untuk kedepannya, aku dapat terus menginspirasi lebih banyak orang lagi dengan karya - karyaku.”





◄ Kembali ◄            ◄ Kirim Ke Teman ◄            ◄ Cetak Print ◄

Copyright © 2013 by citraku.com, Design & Developed by Inti Media Global